BAB 2
KERAGAMAN
Dalam sebuah organisasi tertentu kita akan menemui suatu keragaman dalam berbagai sudut pandang baik dari suku, ras bahkan agama. hal itu yang
terkadang membuat suatu keragaman tersebut mampu menjadikan suatu organisasi
efektif dan mampu meningkatkan keberhasilan suatu organisasi dalam menggali
potensi, kemampuan, dan kreativitasan yang di miliki oleh masing-masing
pekerja.
Tetapi bukan tidak mungkin terkadang perbedaan keragaman tersebut dapat menyebabakan suatu diskriminasi yang terjadi pada
perbedaan suatu hal tertentu. biasanya kita sering mengacu pada diskriminasi
yang tidak adil, dimana penilaian kepada seseorang berdasar stereotip kelompok
demografis mereka.
Di sisi lain keragaman juga mempengaruhi
mengenai hubungan umur dan kinerja. Dimana biasanya pekerja usia tua lebih berpengalaman,
memiliki komitmen yang berkualitas. Tetapi mereka kurang fleksibel dan sulit
menerima teknologi baru. Disamping itu terdapat dua kemampuan yakni intelektual
yang lebih diarahkan kepada mental berfikir, penalaran dan memecahkan masalah.
Kemampuan fisik mengacu pada keragaman yang dihasilkan oleh otot.
Tetapi dalam meminimalisir dampak positif
maupun negatif tersebut terdapat suatu strategi bagaimana mengimplementasikan
keragaman dengan baik dan menghasilkan tujuan yang kita inginkan diantaranya
dengan merekrut pekerja yang berkompeten dibidangnya, lalu memilih sesuai
karakter yang kita tentukan, mengembangkan potensi yang mereka miliki dan
mempertahankan pekerja yang memiliki kemampuan beragam tersebut untuk memajukan
tujuan suatu perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar